Setahun Belakangan, Kominfo Basmi 3,4 Juta Konten Judol

Uzone.id — Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa semenjak dirinya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika pada Juli 2023 lalu, pihaknya mengklaim telah memutus lebih dari tiga juta akses konten judi online.

“Dalam kurun waktu satu tahun dua bulan sejak saya dilantik, kita telah berhasil menutup akses 3,4 juta konten perjudian online,” ungkapnya pada Jumat lalu (20/09).

Pemberantasan judi yang dilakukan terus menerus dilakukan secara konsisten oleh seluruh pihak, termasuk satgas lembaga pemerintah dan swasta, organisasi masyarakat dan mahasiswa hingga kelompok “emak-emak”. 

Baca Juga :

Images

Selain itu, Kominfo juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dan OJK untuk menggunakan beberapa teknologi untuk mendeteksi dan memblokir situs judi online lebih efektif sehingga mengurangi praktik dan dampak negatif dari praktik judi online.

Bank Indonesia misalnya, pihaknya mengembangkan teknologi pengawasan berupa cyber patrol dan juga Fraud Detection System atau FDS untuk mendeteksi aktivitas ilegal. 

Dari hasil FDS tersebut dalam 4 minggu terakhir telah terdapat 689 akun pembayaran yang terindikasi terlibat perjudian online dari 27 PJP, 123 URL perjudian online dan 150 akun diperjualbelikan di platform e-commerce dan media sosial. 

Bank Indonesia juga memblokir 504 rekening akun yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi daring. Dari jumlah tersebut 431 akun tercatat sebagai pengguna PJP, Bank Indonesia telah meminta PJP untuk melakukan identifikasi dan investigasi. 

Selain itu, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) turut mencatat penurunan akses situs judi online mencapai 50 persen. Jumlah deposit dalam situs-situs perjudian online juga itu turun hingga lebih dari Rp34 triliun.