Pakar: Trump Menang Bukan Karena Amerika Tak Siap Punya Presiden Perempuan

Untuk kedua kalinya perempuan gagal menjadi orang nomor satu di Amerika. Namun beberapa pakar mengatakan kemenangan telak Trump dalam pilpres Amerika Serikat bukan karena warga tak siap punya presiden perempuan, tetapi karena berkelindannya kekhawatiran akan ekonomi dan isu global.

WASHINGTON, D.C. — 

Mantan Presiden Donald Trump diproyeksikan kembali terpilih sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat setelah memenangkan telak pemilu presiden 5 November lalu. Tidak saja meraih suara elektoral terbanyak, yaitu 312 setelah ia memenangkan negara bagian Arizona, tetapi juga suara terbesar 50,3 persen. Hal ini menjadikan Trump sebagai pemimpin kedua Amerika Serikat yang meraih kembali kekuasaannya secara tidak berturut-turut setelah Grover Cleveland tahun 1890-an.

Setelah mengalahkan Hillary Clinton pada pilpres 2016, Donald Trump kembali mengalahkan Kamala Harris, perempuan kedua yang dicalonkan Partai Demokr...