Musim Dingin Bawa Kekhawatiran dan Kesedihan di Gaza

Sementara perundingan pembebasan sandera dan gencatan senjata di Gaza dilanjutkan, kedatangan musim dingin mengakibatkan semakin besar kesulitan yang dihadapi dua juta warga Palestina yang tinggal di teritori itu.

Sebagaimana warga Palestina lainnya di Gaza, keluarga Abu Maryam tinggal di sebuah kemah di al-Mawasi, sebuah zona aman di Gaza selatan.

Etimad, suaminya Aref dan dua anak mereka yang menjelang dewasa melarikan diri dari rumah mereka di Gaza utara dan lima kali mengungsi sejak awal perang antara Israel dan Hamas tahun lalu. Mereka khawatir bagaimana harus melewati musim dingin kali ini.

“Bayangan musim dingin datang dan akan hujan mengerikan dan menyedihkan. Karena kami tinggal di kemah plastik, dan tidak tahan hujan,” jelas Etimad.

Etimad mengatakan tidak mungkin mempertahankan kebersihan higienis mendasar ketika harus tinggal dalam kemah. “Tidak ada kebersihan. Sepanjang hari saya mencoba menga...