Jakarta (ANTARA) - Bulan purnama, yang merupakan fase puncak dari bulan penuh (full moon), adalah salah satu fenomena alam yang selalu menarik perhatian banyak orang. Peristiwa ini terjadi ketika posisi Bulan berada tepat berseberangan dengan Matahari dengan Bumi diantaranya.
Sehingga sisi Bulan yang menghadap Bumi menerima cahaya Matahari secara penuh menjadikannya tampak bulat sempurna dan terang di langit malam. Namun, tahukah Anda bahwa tidak hanya ada satu jenis Bulan purnama? Ada beberapa variasi Bulan purnama yang masing-masing memiliki keunikan dan makna tersendiri.
Penamaan Bulan purnama berasal dari tradisi budaya penduduk asli Amerika, yang mencerminkan hubungan mereka dengan alam dan cara hidup mereka. Biasanya, terdapat 12 bulan purnama dalam setahun, namun dalam kondisi tertentu, jumlahnya bisa mencapai 14 jika terjadi fenomena bulan langka pada waktu tertentu.
Baca juga: BMKG: Hari ini puncak fenomena Hunter Moon bisa disaksikan di Kepri
Berikut ini adalah nama dari jenis Bulan purnama yang perlu Anda ketahui beserta penjelasannya, melansir sumber astrobackyard.
Jenis-jenis Bulan purnama
1. Januari: Wolf Moon (Bulan Serigala)
Wolf Moon atau Bulan Serigala, yang merupakan bulan purnama pertama di awal tahun, dinamai berdasarkan kebiasaan serigala melolong saat kelaparan di tengah kelangkaan makanan pada musim dingin.
2. Februari: Snow Moon (Bulan Salju)
Snow Moon atau Bulan Salju, yang muncul pada bulan purnama Februari, dinamai karena curah salju yang biasanya tinggi pada bulan tersebut.