Keran Ekspor Tembaga Dibuka, Penerimaan Negara “Ngegas” Lagi


Pemerintah berencana membuka kembali ekspor konsentrat tembaga secara bertahap. Lantas sejauh apa kebijakan ini mampu mendongkrak penerimaan negara? Direktur Indonesia Mining Asociation Hendra Sinadia mengapresiasi langkah pemerintah untuk memberi relaksasi ekspor. Pasalnya, adanya larangan ekspor konsentrat tembaga justru berdampak ke penerimaan negara hingga royalti ke daerah. Ahli Hukum Pertambangan Ahmad Redi mengungkapkan soal kewajiban hilirisasi yang diatur oleh Undang-Undang dan tidak bisa tawar. Namun memandang Freeport hari ini, Redi menuturkan apabila ada keadaan kahar, maka negara wajib hadir. Ke depan, Redi juga mengatakan perlunya regulasi baru dari Menteri ESDM, sehingga bisa memberikan relaksasi dengan waktu yang pasti. Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina bersama Direktur Indonesia Mining Asociation Hendra Sinadia dan Ahli Hukum Pertambangan Ahmad Redi di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Kamis (20/02/2025). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau ios. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/cnbcindonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ Https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38bytjx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT