Agar kapasitas dunia meningkat tiga kali lipat, pemerintah perlu mengintensifkan upaya untuk mengintegrasikan energi terbarukan ke dalam jaringan listrik.
LONDON —
Sumber energi terbarukan diperkirakan akan memenuhi hampir setengah dari seluruh kebutuhan listrik pada akhir dekade ini. Namun masih belum mencapai target Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kapasitas hingga tiga kali lipat guna mengurangi emisi karbon, menurut laporan Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), Rabu (9/10).
Menurut IEA dalam laporannya "IEA Renewables 2024", dunia akan menambah lebih dari 5.500 gigawatt (GW) kapasitas energi terbarukan antara saat ini hingga 2030, hampir tiga kali lipat peningkatan antara 2017 dan 2023.
IEA mengatakan bahwa peningkatan kapasitas tersebut setara dengan gabungan kapasitas listrik China, Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat saat ini. Namu...