MERDEKA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan laporan mengenai pegawai Bea Cukai yang disebut-sebut sering nongkrong di gerai Starbucks tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan setelah tim Kementerian Keuangan melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap laporan masyarakat yang masuk.
"Tidak benar bahwa Bea Cukai yang saya bilang nongkrong di Starbucks tiap hari ternyata bukan Bea Cukai. Nah, ternyata bukan Bea Cukai ini, Starbucks-nya ini," ujar Purbaya dalam Media Briefing, Jumat (24/10/2025).
Purbaya menambahkan, temuan tersebut berasal dari hasil pengecekan lapangan dan analisis rekaman CCTV yang dilakukan oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
Purbaya juga menyoroti soal pegawai pajak di KPP Tigaraksa yang menagih tunggakan pajak di waktu tak wajar. Di mana pegawai pajak dilaporkan mendatangi rumah wajib pajak pada pukul 05.41 WIB. Dia meminta agar pegawai pajak tersebut diberi sanksi.
"Dihukum sedikit ya. Dia ngejar uang Rp300 ribu jam 5 pagi agak aneh. Stres, mabuk kali malamnya dia. Ketok-ketok rumah orang, 'wei, bayar!' Kasih sanksi sedikit ya," kata Purbaya, Jumat (24/10).
----
#merdekadotcom
MORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/
Produced by https://www.merdeka.com
KLN Apps ► http://www.kln.id/apps/
----
Youtube ► https://www.youtube.com/merdekacomvideonews
Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka
WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2aKxNAjPXQRpJGf70z
Twitter ► https://twitter.com/merdekadotcom
Facebook ► https://www.facebook.com/MDKcom
Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate